daycare

7 Cara Memilih Daycare yang Tepat untuk Buah Hati

admin

14 Juli 2026

Cara memilih daycare yang tepat terkadang menjadi salah satu tantangan yang membingungkan bagi orang tua, apalagi di tengah banyaknya pilihan yang tersedia dan berbagai faktor yang harus dipertimbangkan.

Setiap tempat tentu akan menunjukkan foto atau penilaian terbaiknya, tetapi kualitas sebenarnya tidak bisa dilihat dari hal tersebut saja. Untuk membantu Anda menghilangkan keraguan, di bawah ini kami akan memberikan panduan praktis tentang cara memilih daycare untuk buah hati.

7 Hal Wajib Dicek Sebelum Memilih Daycare

daycare mai main
Image Source: Mai Main Playground

Ada banyak daycare atau tempat penitipan anak (TPA) yang tersedia di Indonesia, termasuk di Bali, mulai dari daycare lokal hingga bilingual bagi para orang tua ekspatriat yang bekerja. Anak biasanya mulai dititipkan ke daycare pada rentang usia 1–5 tahun.

Kalau si kecil sudah mencapai usia tersebut dan Anda mulai mempertimbangkan untuk menitipkannya di daycare, tetapi masih bingung memilih tempat yang sesuai, berikut beberapa hal yang wajib dicek sebelum menentukan pilihan.

1. Izin Resmi

Hal dasar pertama yang harus Anda cek saat memilih daycare yang aman adalah memastikan izin resminya. Sebuah daycare yang berkualitas pasti sudah memiliki izin untuk pengelolaannya. 

Meskipun terdengar sepele, izin resmi dapat menjadi indikator pertama bahwa tempat tersebut telah memenuhi standar minimum yang diterapkan oleh pemerintah, bukan sekadar usaha rumahan tanpa regulasi dan pengawasan yang memadai. 

Daycare dengan izin resmi tentu sudah memiliki standar keamanan dan fasilitas yang memenuhi syarat aturan kelayakan seperti bangunan yang aman, jalur evakuasi jika terjadi bencana, kelengkapan P3K, hingga sanitasi. Jangan segan untuk menanyakan status perizinan kepada pihak pengelola untuk memastikan keamanan buah hati sebelum dititipkan.

2. Reputasi yang Baik

Memilih daycare terasa seperti masuk ke dunia yang penuh pilihan tetapi minim panduan. Setiap website atau media sosial yang Anda cek akan dipenuhi dengan berbagai foto menarik dan keunggulannya. Namun, kadang hati tetap merasa ragu dalam menentukan mana yang cocok untuk si kecil.

Untuk menghilangkan rasa ragu tersebut, Anda dapat mencari tahu penilaian langsung dari para orang tua yang pernah menitipkan anaknya di tempat yang akan dipilih. Jika sempat, kunjungi secara langsung tempatnya pada saat jam penjemputan anak untuk bertanya kepada orang tua lain mengenai pandangan mereka terhadap kualitas daycare. 

Tanya secara detail mengenai apa pun yang ingin diketahui untuk memudahkan pertimbangan. Selain itu, Anda juga dapat mengecek penilaian daycare secara online melalui Google Review atau platform lainnya.

3. Kualitas Pengasuh dan Rasionya dengan Anak

Tips memilih daycare yang selanjutnya adalah memastikan bahwa pengasuh yang bertugas di daycare memiliki kualitas mumpuni, seperti rasa tanggung jawab yang tinggi serta latar pendidikan yang sesuai. 

Kualitas pengasuhan juga terkadang bergantung pada berapa banyak anak yang harus ditangani oleh satu pengasuh pada waktu yang bersamaan. Semakin kecil jumlah anaknya, semakin besar peluang si kecil untuk mendapatkan perhatian individual, bukan hanya diawasi dalam grup atau kerumunan. 

Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) merekomendasikan bahwa rasio pengasuh dan anak dapat berbeda-beda tergantung pada tingkatan usianya. Untuk anak di bawah 2 tahun, idealnya memiliki rasio 1 pengasuh untuk maksimal 3 anak, sedangkan usia 2-3 tahun disarankan 1 pengasuh banding 5 anak, dan usia 4-5 tahun akan lebih baik jika 1 pengasuh banding 7 anak. 

Rasio antara pengasuh dan anak dapat menjadi kriteria daycare berkualitas. Jika memiliki perbandingan yang jauh lebih longgar daripada rasio yang direkomendasikan tersebut, sebaiknya pertimbangkan ulang.

4. Jadwal dan Kegiatan

Salah satu fungsi daycare adalah mendorong perkembangan sosial dan aspek lainnya, termasuk fisik, motorik kasar atau halus, kognitif, bahasa, dan emosional dengan baik. Pastikan bahwa tempat yang Anda pilih memiliki kegiatan variatif yang dapat mendukung hal tersebut. 

Daycare yang baik untuk anak adalah yang memiliki jadwal berbagai kegiatan yang teratur seperti aktivitas fisik, waktu istirahat, jam makan, serta bermain. Tanyakan apakah tempat yang akan Anda pilih memiliki batasan dan aturan waktu menonton TV dan video, jika ada. 

Selain itu, pastikan juga bahwa kegiatan yang diberikan kepada si kecil sesuai dengan usia dan tahap perkembangannya. Tanyakan kepada pihak pengelola apakah kurikulum atau kegiatan yang diberlakukan itu disesuaikan berdasarkan kelompok usia atau disamaratakan untuk semuanya.

5. Keamanan dan Kebersihan Lingkungan 

Keamanan dan kebersihan lingkungan juga dapat menjadi penentu kriteria apakah daycare berkualitas atau tidak. Anak usia dini biasanya memiliki imun tubuh yang lebih lemah. Mereka lebih rentan secara fisik dan belum bisa melindungi diri mereka sendiri. 

Perhatikan apakah lingkungan daycare didesain secara khusus untuk meminimalkan risiko dan menjaga keamanan anak, seperti instalasi listrik yang tertutup rapi, sudut meja yang dilapisi pelindung, tangga dengan pagar pengaman, lantai empuk, dan lain-lain. Hal-hal detail tersebut dapat membantu melindungi anak kecil yang umumnya lebih aktif bergerak dan belum memiliki kesadaran sepenuhnya terkait bahaya.

Selain lingkungan yang didesain dengan aman, perhatikan juga kebersihan di sekitarnya, seperti rutinitas pembersihan ruangan dan peralatan makanan, prosedur sterilisasi mainan. Cek juga sirkulasi udara yang tidak pengap, serta area toilet dan ganti popok yang harus terpisah jauh dari dapur dan ruang makan. 

6. Menu dan Porsi Makanan yang Disediakan

Cara memilih daycare yang aman selanjutnya adalah memastikan menu dan porsi makanan yang disediakan oleh pengelola. Makanan yang disajikan untuk buah hati di daycare seharusnya tidak hanya dapat mengenyangkan, tetapi juga mendukung tumbuh kembang setiap harinya.

Cek apakah menu yang akan diberikan kepada anak sudah mengikuti konsep gizi seimbang sesuai dengan anjuran Kementerian atau tidak, seperti kombinasi antara karbohidrat, protein, sayur, dan buah, dengan proporsi dan tekstur yang disesuaikan untuk masing-masing usia anak. 

Tanyakan juga kepada pengelola mengenai frekuensi makan yang diberikan serta aturan atau kebijakan mengenai alergi dan pantangan makanan tertentu. Umumnya, daycare akan memberikan 3 kali makan utama dan 1-2 kali camilan sehat.

7. Program Cek Kesehatan Pengasuh

Hal penting lainnya yang sering dilupakan dalam menimbang daycare yang sesuai untuk si kecil adalah program cek kesehatan untuk para pengasuh yang bekerja. Daycare yang baik seharusnya memiliki program kesehatan untuk pengasuh secara rutin.

Pengasuh tentu akan berinteraksi secara langsung dan dekat dengan anak-anak yang dititipkan, mulai dari menyuapi, menggendong, hingga membersihkan mereka apabila buang air. Jika pengasuh membawa penyakit menular seperti flu, infeksi kulit, atau bahkan TBC tanpa disadari, hal tersebut akan membahayakan anak-anak karena mereka memiliki sistem imun yang masih lemah dan risiko terpapar yang tinggi.

Tanyakanlah mengenai program ini kepada pengelola. Daycare yang benar-benar serius biasanya terbuka mengenai program cek kesehatan para pengasuh dan stafnya secara keseluruhan. Jika menghindar atau terkesan menutup-nutupi, hal tersebut bisa jadi salah satu tanda awal untuk dihindari dan memilih tempat lain yang lebih baik.

Pertanyaan Penting yang Harus Ditanyakan Saat Survei Daycare

mom and daughter at mai main
Image Source: Mai Main Playground

Jika melakukan survei langsung ke lokasi, agar penilaian yang dihasilkan lebih objektif dan transparan, Anda dapat menanyakan beberapa hal ini kepada staf atau pihak pengelola daycare:

Pertanyaan Mengenai Legalitas dan Keamanan

  • Apakah daycare sudah memiliki izin operasional yang resmi? Bolehkah saya lihat dokumennya?
  • Bagaimana sistem keamanan di daycare? Apakah terdapat CCTV di seluruh area?
  • Bagaimana SOP ketika terjadi kondisi darurat seperti kebakaran atau anak yang sakit mendadak?
  • Siapa saja yang diizinkan untuk menjemput anak dan bagaimana prosedur verifikasinya?

Pertanyaan Mengenai Pengasuh

  • Berapa rasio antara pengasuh dan jumlah anak di sini?
  • Apakah pengasuh yang bekerja di sini memiliki sertifikasi PAUD, pelatihan P3K, atau pengalaman relevan yang lain?
  • Apakah di sini terdapat program cek kesehatan rutin untuk para staf, termasuk pengasuh?
  • Apakah di sini dilakukan pemeriksaan latar belakang terlebih dahulu sebelum merekrut pengasuh?

Pertanyaan Mengenai Jadwal dan Kegiatan

  • Bagaimana jadwal kegiatan harian di sini dari saat anak datang sampai dijemput?
  • Apakah setiap harinya ada aktivitas outdoor?
  • Berapa lama screen time yang diperbolehkan untuk anak dan konten seperti apa yang diberikan?
  • Bagaimana cara daycare menyesuaikan kegiatan untuk anak sesuai usianya?
  • Apakah daycare memiliki program field trip atau liburan edukatif bersama anak?

Pertanyaan Mengenai Makanan

  • Apa saja menu harian yang biasanya disediakan oleh daycare?
  • Bagaimana kebijakan daycare mengenai alergi atau pantangan terhadap makanan tertentu?
  • Bolehkah saya membawakan bekal sendiri untuk anak dari rumah?

Pertanyaan Mengenai Komunikasi

  • Bagaimana cara daycare dalam memberi update harian terkait aktivitas, makan, dan kondisi anak kepada orang tua?
  • Apakah orang tua boleh berkunjung ke lokasi tanpa melakukan pemberitahuan sebelumnya?
  • Siapa yang bisa saya hubungi jika ada hal penting atau mendesak selama jam operasional?

Tanda-Tanda Daycare yang Harus Dihindari

day care di mai main playground
Image Source: Mai Main Playground

Hal yang membedakan daycare vs babysitter terletak pada lingkungan dan cara pengasuhan yang diberikan. Daycare menyediakan ruang bermain khusus dengan aktivitas yang lebih terstruktur, sementara babysitter mengasuh secara mandiri di rumah tanpa program belajar formal.

Meskipun sama-sama harus diseleksi secara ketat, pemilihan daycare tentunya lebih kompleks karena melibatkan banyak hal. Untuk itu, orang tua perlu mengenali tanda-tanda daycare yang sebaiknya dihindari.

1. Komunikasi Buruk dan Tidak Ada Transparansi dengan Orang Tua

Daycare yang baik biasanya akan memberikan komunikasi yang lancar dan transparan kepada orang tua. Jika pihak pengelola tidak memberikan laporan terkait aktivitas harian, makan, atau jam tidur anak, atau bahkan melarang orang tua untuk melakukan kunjungan mendadak, sebaiknya dihindari.

2. Pengasuh yang Tidak Kompeten

Jika saat melakukan kunjungan, pengasuh yang bekerja terlihat stres, kewalahan, atau bahkan terjadi pergantian pengasuh yang terlalu sering, hal tersebut bisa jadi tanda bahwa daycare tidak memiliki pengasuh yang kompeten. 

3. Rasio Pengasuh dan Anak Tidak Jelas atau Terlalu Longgar

Saat bertanya mengenai rasio pengasuh, jika pengelola tidak bisa menjawab dengan pasti mengenai rasio pengasuh dan anak, atau bahkan Anda melihat sendiri pengasuh menangani anak yang terlalu banyak dalam waktu yang bersamaan, hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa daycare memiliki sistem pengawasan yang kurang memadai.

4. Tidak Transparan Mengenai Izin dan Dokumen 

Jika pihak pengelola terkesan menghindar, memberikan jawaban yang berbelit-belit, atau bahkan menolak untuk menunjukkan dokumen terkait izin pendirian daycare, hal ini bisa menjadi sinyal yang serius. Daycare yang legal biasanya bersikap profesional dan terbuka mengenai legalitas yang mereka miliki.

5. Minim Sistem Keamanan dan Kondisi Lingkungan Tidak Terawat

Jika lingkungan daycare terlihat kotor, mainan yang digunakan terlihat tidak pernah dibersihkan, terdapat bau tak sedap, tidak ada CCTV, akses masuk yang bebas tanpa adanya pengawasan, atau bahkan SOP darurat yang tidak jelas, sebaiknya dihindari karena dapat menjadi tanda bahwa tempat tersebut memiliki kualitas kebersihan dan keamanan yang buruk.

6. Anak Terlihat Tidak Nyaman atau Menunjukkan Perubahan Sikap

Jika sudah memasukkan anak ke daycare tertentu dan mereka terlihat menunjukkan perubahan perilaku seperti menjadi lebih rewel, menangis setiap kali diantar, atau perubahan negatif lainnya, jangan pernah mengabaikan tanda tersebut karena anak sering kali dapat merasakan sesuatu, namun belum bisa mengungkapkannya melalui kata-kata. 

Kesimpulan

daycare mai main
Image Source: Mai Main Playground

Memilih daycare yang tepat memang bisa jadi hal yang membingungkan dan tidak bisa diambil terburu-buru. Orang tua perlu mempertimbangkan banyak aspek untuk memastikan keamanan dan kualitas perkembangan si kecil selama dititipkan.

Jika Anda mencari daycare di Bali, Mai Main Canggu menghadirkan ruang aman dengan pengasuh terlatih, tempat di mana si kecil bisa belajar, bermain, serta tumbuh melalui berbagai aktivitas seru dan edukatif setiap harinya. Hubungi tim Mai Main sekarang dan konsultasikan kebutuhan buah hati bersama pengasuh terlatih kamu untuk merancang ruang bermain yang dapat mendukung tumbuh kembangnya.

image
© Copyright 2026, Mai Main Playground by The Wonderspace